terkini

Tragedi Pantai Labuhan Jukung: Dua Wisatawan Terseret Ombak, Satu orang Tewas

Terkini

Fokus Lensa Nusantara.com – Pesisir Barat  Suasana liburan di Pantai Labuhan Jukung, Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, berubah menjadi duka pada Selasa (26/05/2026). Dua wisatawan dilaporkan terseret arus ombak saat berenang, satu di antaranya meninggal dunia.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Sebelumnya, rombongan yang terdiri dari delapan orang tengah beraktivitas di laut sejak pukul 08.00 WIB. Namun secara tiba-tiba, arus kuat menyeret lima orang dari rombongan tersebut.

Tiga orang berhasil menyelamatkan diri, sementara dua lainnya tenggelam. Salah satu korban, Muhamad Yusup (34), berhasil diselamatkan oleh wisatawan asing yang berada di lokasi. Ia kemudian dievakuasi oleh warga dan dilarikan ke Puskesmas Krui untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara itu, korban lainnya, Gilang Permana Putra (25), ditemukan sekitar pukul 10.40 WIB di bibir pantai setelah dilakukan pencarian oleh aparat kepolisian bersama masyarakat. Korban langsung dibawa ke Puskesmas Krui, namun berdasarkan hasil pemeriksaan medis dinyatakan telah meninggal dunia.

Penanganan kejadian ini melibatkan jajaran Polres Pesisir Barat, di antaranya Kabag Ops Kompol Rohmadi, SH, Kasat Intelkam Iptu Fadhli, AR, serta Kasat Sabhara Iptu Hermanto, SH, bersama personel lainnya yang turut melakukan evakuasi dan pengamanan di lokasi kejadian.Kabag Ops Polres Pesisir Barat Kompol Rohmadi, SH menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu mendapat informasi, personel kami bersama warga segera melakukan upaya pencarian dan evakuasi. Satu korban berhasil diselamatkan, sementara satu korban lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,” ujarnya. Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar lebih waspada saat beraktivitas di laut.

“Kami mengimbau kepada seluruh pengunjung pantai untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang, serta tidak berenang terlalu ke tengah demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya. Sementara itu, Kasat Intelkam Iptu Fadhli, AR menegaskan pentingnya kewaspadaan dan koordinasi di kawasan wisata.

“Kami mengimbau para wisatawan untuk selalu mematuhi aturan dan imbauan keselamatan yang ada di lokasi wisata. Kesadaran bersama sangat penting untuk mencegah terjadinya insiden serupa,” tegasnya.

Senada, Kasat Sabhara Iptu Hermanto, SH menyatakan pihaknya akan meningkatkan patroli di kawasan pantai.Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan patroli di titik-titik rawan guna memberikan rasa aman serta mencegah kejadian serupa,” katanya.

Jenazah korban selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga sekitar pukul 12.10 WIB untuk dibawa ke kediamannya di Kecamatan Rawa Jitu Timur, Kabupaten Tulang Bawang.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para wisatawan agar lebih berhati-hati saat berenang di pantai, mengingat kondisi arus laut di wilayah pesisir barat Lampung dikenal cukup kuat dan dapat berubah sewaktu-waktu.

Laporan: Raden Majisin

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button