Diduga Posyandu Desa Surakarta Larang Pengambilan MBG Diwakilkan, Warga Keluhkan Kebijakan
Terkini
Surakarta I Lensa Fokus Nusantara.com – Penyaluran program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Posyandu Desa Surakarta diduga menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Pasalnya, pihak posyandu disebut tidak memperbolehkan pengambilan bantuan jika diwakilkan oleh keluarga.

Kejadian ini dialami oleh (E), penerima manfaat yang tidak dapat hadir saat pembagian. Pengambilan bantuan kemudian diwakilkan oleh mertuanya, Reladati. Namun, saat dikonfirmasi, Reladati mengaku tidak diperbolehkan mengambil jatah MBG tersebut.
“Saya datang untuk mewakili karena Ema Wati tidak bisa hadir, tapi tidak diizinkan mengambil,” ujar (R).
Kebijakan tersebut menuai keluhan warga, mengingat tidak semua penerima manfaat dapat hadir langsung ke lokasi pembagian karena berbagai alasan, seperti kondisi kesehatan maupun kesibukan.
Masyarakat berharap adanya kebijakan yang lebih fleksibel, sehingga program MBG yang bertujuan membantu kebutuhan gizi warga tetap berjalan efektif dan tidak menyulitkan penerima manfaat.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Posyandu Desa Surakarta belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pelarangan pengambilan MBG melalui perwakilan.(Tim)




