Peringatan Hari Raya Waisak di Surakarta: Kirab Agung 23 Mei 2026 Dihadiri Delegasi Khusus Thailand
Terkini

Fokus Lensa Nusantara.com SURAKARTA – Ribuan umat Buddha dan masyarakat umum memadati kawasan pusat kota Surakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026, untuk memperingati Hari Raya Trisuci Waisak 2570 TB. Perayaan tahun ini berlangsung sangat istimewa dan meriah, ditandai dengan kehadiran delegasi tinggi komunitas Buddha dari Kerajaan Thailand, serta partisipasi beragam unsur masyarakat, meneguhkan eratnya persaudaraan lintas negara, agama, dan budaya.
Puncak rangkaian acara diawali dengan Kirab Waisak yang dilepas secara resmi dari halaman Loji Gandrung, kediaman resmi Wali Kota Surakarta, menuju Balai Kota Surakarta. Pawai agung ini melintasi jalan-jalan utama kota Surakarta jalan Slamet Riyadi dan jalan Jendral Sudirman, diiringi barisan peserta yang tertata rapi dan penuh makna. Urutan barisan kirab tahun ini menjadi sorotan khusus: di bagian depan berjalan rombongan kehormatan para Bhikku atau Bante dari Thailand dengan pakaian adat keagamaan yang khas dan anggun. Tepat di belakang rombongan tamu negara tersebut, berbaris dengan tertib dan penuh khidmat perwakilan dari Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia (MLKI) Cabang Surakarta, lengkap dengan atribut dan busana yang melambangkan kearifan lokal serta kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Keikutsertaan MLKI Cabang Surakarta dalam barisan kirab ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan persatuan yang tumbuh di kota ini. Selain itu, terlihat pula barisan umat Buddha setempat yang membawa sesaji, bendera perdamaian, replika candi.Kirab diselenggarakan oleh Perkumpulan Umat Buddha Kota Surakarta bekerja sama dengan Pemerintah Kota Surakarta dan Kantor Kementerian Agama Kota Surakarta, menjadi simbol penyebaran pesan damai ke seluruh penjuru kota.
Setelah perjalanan kirab yang penuh kekhidmatan, rombongan tiba di Balai Kota Surakarta dan disambut hangat oleh Wali Kota Surakarta, jajaran pejabat daerah, tokoh agama lintas keyakinan, serta perwakilan TNI dan Polri. Momen bersejarah ini diabadikan dalam sesi foto bersama di halaman Balai Kota, Kehadiran para pemimpin agama, tokoh kepercayaan, dan pejabat negara berdampingan menunjukkan betapa kuatnya nilai toleransi dan kerukunan yang hidup di Kota Surakarta.
Walikota Surakarta Respati menyampaikan bahwa peringatan Waisak tahun ini mengangkat tema “Damai dalam Keberagaman, Bersatu dalam Kasih Sayang”. Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran delegasi dari Thailand serta partisipasi aktif Majelis Luhur Kepercayaan Indonesia Cabang Surakarta yang melengkapi keberagaman dalam kebersamaan.
“Kirab dari Loji Gandrung hingga ke Balai Kota pada tanggal 23 Mei 2026 ini bukan sekadar prosesi ibadah. Posisi barisan yang menempatkan para Bante dari Thailand diikuti langsung oleh rekan-rekan dari MLKI adalah simbol bahwa damai dan persaudaraan tidak mengenal batas keyakinan maupun negara. Ini adalah kekuatan utama Kota Surakarta,” ujar Ketua Pusat LMKI GresRaja
Perwakilan rombongan dari Thailand menyampaikan rasa terhormat dan kagum atas keteraturan, kekhidmatan, serta keramahan masyarakat Surakarta. Ia menilai pertukaran budaya dan spiritual seperti ini sangat penting untuk memperkuat ikatan persaudaraan dan perdamaian bersama.
Acara dilanjutkan dengan upacara penerangan lampu dan doa bersama di Halaman Pendopo Balaikota Surakarta doa bersama para umat budhis. Peringatan Waisak 2026 di Surakarta tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga tonggak sejarah kebersamaan, toleransi, dan persahabatan antar bangsa serta antar elemen masyarakat yang abadi.(Tri/05 rt Solo)




