Penyelidikan Masih Berlangsung, Tiga Warga Cipatat Tewas Akibat Ledakan Mortir Aktif
Breaking News

Bandung Barat | Fokuslensanusantara.com | 9 Juli 2026 – Peristiwa tragis mengguncang Kampung Ciparang, RT 04/RW 07, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, setelah tiga warga meninggal dunia akibat ledakan mortir aktif pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan keterangan kepolisian, ketiga korban diduga menemukan sebuah proyektil mortir yang masih aktif. Mortir tersebut kemudian dibawa ke rumah salah seorang korban dan diduga berusaha dibuka dengan menggunakan palu.
Saat proses tersebut berlangsung, mortir tiba-tiba meledak hingga menyebabkan para korban mengalami luka berat. Seluruh korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Polisi bersama Tim Inafis dan Tim Penjinak Bom (Jibom) segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, mensterilkan area, serta menyelidiki asal-usul amunisi tersebut.
Aparat juga melakukan penyisiran di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada lagi bahan peledak yang membahayakan masyarakat.
Kapolres Cimahi menjelaskan bahwa warga di sekitar kawasan latihan militer diketahui kerap menemukan selongsong bekas latihan. Namun, mortir atau amunisi yang masih utuh sangat berbahaya dan tidak boleh dipindahkan ataupun dibongkar karena berpotensi masih aktif.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak menyentuh, memindahkan, atau mencoba membongkar benda yang diduga merupakan amunisi maupun bahan peledak.
Apabila menemukan benda mencurigakan, masyarakat diimbau segera menjauh dari lokasi dan melaporkannya kepada kepolisian atau aparat TNI agar dapat ditangani sesuai prosedur keselamatan.
Hingga berita ini diterbitkan, penyelidikan mengenai asal-usul mortir tersebut masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian bersama instansi terkait.
Redaksi ( Harry Utha )




