terkini

“Korupsi MBG: Jangan Berhenti di Tengah Jalan”

Terkini

Penangkapan sejumlah pihak dalam kasus dugaan korupsi program MBG oleh aparat penegak hukum patut diapresiasi. Masyarakat tentu berharap proses ini menjadi bukti bahwa hukum masih berdiri tegak tanpa memandang jabatan dan kekuasaan.

Namun pengalaman selama ini membuat publik sulit percaya begitu saja. Terlalu banyak kasus korupsi yang awalnya menggemparkan, penuh konferensi pers dan janji penegakan hukum, tetapi akhirnya menghilang dari perhatian publik atau berakhir tanpa kejelasan yang memuaskan.

Karena itu, kasus MBG harus diusut sampai tuntas. Jangan hanya berhenti pada tiga orang yang sudah ditangkap. Penegak hukum perlu menelusuri aliran dana, pihak yang menikmati hasil korupsi, serta siapa saja yang terlibat dalam proses pengambilan keputusan. Korupsi bukan kejahatan yang berdiri sendiri; biasanya ada jaringan, ada pemberi perintah, ada pihak yang diuntungkan.

Publik juga tidak ingin melihat penanganan perkara yang berujung antiklimaks. Kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum akan semakin tergerus jika muncul kesan bahwa kasus besar bisa berhenti di tengah jalan atau berakhir karena pertimbangan di luar aspek hukum.

Kasus-kasus yang sebelumnya menuai sorotan publik, termasuk perkara dugaan korupsi yang pernah ditangani aparat di daerah, menjadi pelajaran penting bahwa transparansi dan akuntabilitas harus dikedepankan. Setiap keputusan penghentian perkara harus dapat dijelaskan secara terbuka, berdasarkan fakta hukum yang kuat, bukan sekadar pernyataan yang menyisakan tanda tanya.

Korupsi pada program yang menyangkut kepentingan rakyat memiliki dampak yang jauh lebih menyakitkan. Ketika anggaran publik disalahgunakan, yang dirugikan bukan hanya negara di atas kertas, tetapi masyarakat yang seharusnya menerima manfaat program tersebut.

Karena itu, aparat penegak hukum harus menunjukkan bahwa penangkapan bukanlah akhir dari cerita, melainkan awal dari pembongkaran yang menyeluruh. Rakyat menunggu keberanian, integritas, dan konsistensi. Jangan biarkan keadilan berhenti di jalan. Jangan biarkan hukum terlihat tajam ke bawah tetapi tumpul ke atas. Dan jangan biarkan koruptor merasa bahwa waktu dan kekuasaan dapat menghapus pertanggungjawaban mereka.

Korupsi adalah pengkhianatan terhadap rakyat. Hukuman yang tegas dan proses yang transparan adalah cara negara membuktikan bahwa pengkhianatan itu tidak akan ditoleransi.

Pimred ( Harry Hasta)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button