
Fokus Lensa Nusantara.com I Harapan ribuan warga Kota Surakarta (Solo) dan sekitarnya untuk menikmati kemegahan atraksi Pesta Balon Udara harus pupus. Acara yang telah dinanti-nanti sedari lama dan dijadwalkan digelar penuh kemeriahan pada Minggu 27 Mei 2026, nyatanya gagal terlaksana sebagaimana mestinya, memicu gelombang kekecewaan mendalam di tengah masyarakat.
Ribuan pengunjung sudah memadati lokasi sejak pagi hari, bahkan banyak yang datang bersama keluarga membawa anak-anak dengan antusiasme tinggi. Namun hingga batas waktu yang ditentukan panitia, tidak satu pun balon udara dapat diterbangkan. Keputusan pembatalan mendadak itu disampaikan panitia di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB, dengan alasan utama kondisi angin di lapangan tercatat jauh melebihi batas aman penerbangan, yakni mencapai 12–20 knot padahal standar keselamatan maksimal hanya 4 knot .
“Sudah sejak jam 6 pagi saya bawa istri dan dua anak dari Jebres, berharap bisa lihat balon terbang atau sekadar berfoto dekat. Ternyata sampai siang cuma lihat persiapan, akhirnya dibatalkan tanpa kepastian jadwal ulang. Sungguh kecewa sekali,” ungkap Nugroho, salah satu pengunjung yang wajahnya tampak kecewa saat ditemui di lokasi.
Perwakilan penyelenggara akhirnya angkat bicara menjelaskan, keputusan membatalkan bukan tanpa alasan, melainkan demi keselamatan nyawa. “Memang kami paham betul kekecewaan warga, tapi keamanan adalah prioritas utama. Jika dipaksakan, risiko balon robek atau terlempar tidak dapat dihindari,” ujar perwakilan panitia,
Hingga berita ini diturunkan, suasana di lokasi masih tampak riuh dan penuh kekecewaan. Warga perlahan mulai pulang membawa rasa kecewa, sekaligus berharap penyelenggara ke depannya lebih matang dalam perencanaan, pengamatan cuaca, dan penyampaian informasi agar kejadian serupa tidak terulang.
Kejadian ini menjadi catatan berharga bagi seluruh pihak, mengingat Kota Surakarta terus berkembang sebagai kota budaya dan tujuan wisata yang kerap menyajikan berbagai acara hiburan skala besar demi kenyamanan masyarakatnya.(Th/05 rt Solo)



